You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
IMG 20260720 WA0051
photo Istimewa - Beritajakarta.id

Lahan Tidur di Malaka Jaya Dijadikan Urban Farming

Lahan tidur seluas sekitar 700 meter persegi di RT 01/12, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur kini dibuat menjadi area urban farming yang produktif. 

"Memberikan manfaat"

Lahan berstatus Hak Pengelolaan Lahan (HPL) 1 Perum Perumnas yang sebelumnya dipenuhi sampah dan terbengkalai tersebut ditata oleh petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) bersama warga menjadi ruang hijau yang bermanfaat.

Urban Farming RPTRA Manuver Panen 25 Kilogram Golden Melon

Lurah Malaka Jaya, Eko Purnomo Asih mengatakan, kondisi lahan sebelumnya tidak terawat dan kerap dijadikan lokasi pembuangan sampah liar sehingga menimbulkan kesan kumuh di lingkungan permukiman.

"Melalui kolaborasi petugas PPSU dan warga, lahan yang sebelumnya terbengkalai kini dibersihkan dan dimanfaatkan sebagai area urban farming sehingga menjadi lebih hijau, bersih, dan produktif," ujarnya, Senin (20/7).

Eko menjelaskan, sebanyak empat Pasukan Oranye dikerahkan setiap hari untuk melakukan penataan dan perawatan area urban farming setelah menyelesaikan tugas utama di wilayah kerja masing-masing.

Berbagai jenis tanaman sudah dibudidayakan di lokasi tersebut, mulai dari tanaman obat keluarga hingga sayuran, seperti lidah buaya, jahe, kunyit, cabai, dan terong. Dalam waktu dekat, lahan itu juga akan ditanami labu Jepang. 

"Saat ini juga sedang melakukan pengolahan dan penggemburan tanah sebagai persiapan penanaman," terangnya.

Menurutnya, pemanfaatan lahan tidur menjadi area pertanian perkotaan tidak hanya memperindah lingkungan, tetapi juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menciptakan kawasan yang hijau, sehat, dan berkelanjutan.

Sementara itu, Ketua RW 12, Kelurahan Malaka Jaya, Sudarso mengapresiasi upaya pihak Kelurahan Malaka Jaya, khususnya petugas PPSU yang berhasil menghidupkan kembali lahan tidur menjadi kawasan urban farming.

"Kami sangat berterima kasih dan mengapresiasi upaya pengolahan lahan tidur ini. Semoga keberadaan urban farming dapat dimanfaatkan bersama oleh warga dan unsur kelurahan untuk bercocok tanam," ungkapnya.

Sudarso menuturkan, kawasan tersebut sebenarnya pernah dimanfaatkan sebagai lokasi kelompok tani sejak 2017. Namun, kegiatan tersebut sempat terhenti sehingga lahan kembali terbengkalai.

"Melalui penataan yang dilakukan petugas PPSU, lahan ini kembali difungsikan sebagai area urban farming. Kami berharap keberadaannya dapat terus dijaga dan dikembangkan agar memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Kepala Bappeda DKI Jakarta Atika Nur Rahmania Tutup Usia

    access_time04-11-2026 remove_red_eye22790 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

    access_time30-10-2026 remove_red_eye7348 personDessy Suciati
  3. Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

    access_time31-10-2026 remove_red_eye5010 personAnita Karyati
  4. Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

    access_time02-11-2026 remove_red_eye3732 personBudhi Firmansyah Surapati
  5. Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

    access_time30-10-2026 remove_red_eye2878 personDessy Suciati